Archive for the ‘Solidaritas’ Category

Surat ini dibuat oleh Edo, siswa SD kelas 6. Surat ini dibacakan saat ibadah Minggu 14 Oktober 2012 depan Istana Merdeka. Mari kita sama-sama upayakan agar Edo dan kawan-kawannya bisa mendapatkan Natal yang Indah tahun ini.

———————————————————-

Selamat siang Bapak Presiden SBY,
Nama saya Edward Matthew Sitorus, bapak bisa panggil saya Edo.
Saya kelas 6 SD di BPK Penabur.
Saya jemaat GKI Yasmin yang siang ini lagi ibadah di depan Istana Bapak.
Sudah kesekian kali saya, jemaat GKI Yasmin juga jemaat gereja HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana Bapak.
Kadang kehujanan, tapi lebih sering sih kepanasan.
Gak ada AC, gak pake kursi.
Capek, keringatan, kehausan
Bener-bener gak nyaman deh.
Coba sekali sekali Bapak ada disini, bergabung bersama kami.
Pasti bapak bisa rasakan betapa panasnya disini.
Tapi kata Ibu, ini perjuangan.
Berjuang mendapatkan hak beribadah sesuai hak asasinya.
Saya gak ngerti salah kami apa, sampai Bapak biarkan kami seperti ini lama sekali.
Oya Pak, minggu lalu saya ulangan Agama.
Ada satu soal begini pertanyaannya ,
“Sebutkan nama Ibadah yang tidak dilakukan di dalam gedung gereja?”
Sayangnya jawabannya pilihan ganda,
kalau jawabannya titik-titik, mungkin saya mengisinya dengan :
“Ibadah yang tidak dilakukan di dalam gedung gereja disebut Ibadah Istana atau Ibadah trotoar”
Kata ibu saya, mustinya saya mengisinya itu, kan saya jujur, hehe.
Saya tahu pak Presiden orang baik dan bijaksana, pasti mau mendengar suara rakyatnya.
Ya kan pak ?
Di doa saya, juga doa ibu saya dan doa jemaat lain disini sebenarnya biasa saja kok Pak,
kami ingin beribadah dengan damai.
sederhana kan ?
Oya pak, bentar lagi kami mau Natalan tanggal 25 Desember.
GKI Yasmin sama HKBP Filadelfia bisa Natalan di dalam gedung gereja kan pak ?
Pak SBY yang baik,
Semoga bapak mau membaca surat saya iniSudah dulu ya Pak.Tuhan memberkati bapak.Salam saya,Edward Matthew Sitorus

*surat Edo saya ambil dari status Andi yentriyani – komisioner Komnas Perempuan

25 Desember 2011

Hari Natal.
Hari yang selalu menjadi kegembiraan bagi umat Kristiani, memperingati kelahiran Yesus.
Seorang kawan saya, setiap memasuki tanggal 1 Desember, ia akan mengeluarkan dan memasang pernak-pernik untuk menyambut Hari Natal.
Pohon Natal yang penuh kelap-kelip lampu penerang.

Beberapa hari menjelang Natal, kita pun bisa melihat bagaimana gereja-gereja sibuk menghias gedungnya. Dan pemerintah, pada satu hari menjelang Natal akan sibuk pidato memberi jaminan keamanan pada umat Kristiani untuk menjalankan ibadahnya.

(more…)

Papua dan Kilaunya

Posted: November 2, 2011 in Solidaritas
Tags:

Saya tak suka pertambangan emas dan berlian. Menurut saya kedua logam tersebut tak ada gunanya selain memenuhi tuntutan para pesolek dan penimbun harta.

Rasanya tidak adil bahwa untuk mendapatkan emas atau berlian maka satu buah gunung harus dibongkar. Terbayang betapa hancur ekosistem kita dimasa depan.

Saya sungguh takut jika kedepan, gunung-gunung yang ada hanya tinggal cerita di buku sejarah.

Selain itu, tak bisa disangkal bahwa dimana-mana, selalu ada hubungan mesra antara perusahaan tambang dengan aparat keamanan negara. Diberbagai kasus konflik pertambangan, aparat keamanan pasti menjadi pembela setia pengusaha tambang sehingga menyisakan kekalahan bagi rakyat atau komunitas adat yang menolak keberadaan perusahaan tambang.

Di Papua, mama Yosefa, seorang perempuan, tokoh adat suku Amungme, aktivis perempuan, bersedia mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan kelestarian lingkungan dari perusakan hutan yang dilakukan oleh Freeport. Ia berdiri paling depan menentang keberadaan Freeport meski siksaan harus ia alami.

Oleh karena itu, saat ini…sebisa mungkin saya selalu meluangkan waktu untuk ikut aksi dan bersolidaritas terhadap persoalan yang terjadi di Papua, terlebih jika biang keroknya Freeport dan tentara.

Saya tentu saja beruntung, tinggal di Jakarta dan lebih banyak memisuhi kekerasan Aparat dan kelakuan Freeport via socmed. Paling poll ya itu, turun ke jalan. Jadi tunggu apa lagi, ayo turun ke jalan. Itu selemah-lemahnya iman lo…