Archive for the ‘Puisi’ Category

#3

Posted: July 22, 2013 in Puisi

sebenarnya sederhana saja,
kita memaksakan tumbuhnya tanaman di lahan kering rongga hati.
Tumbuh.
Namun penuh penderitaan.

Bukankah kita hendak berbahagia?

Kosong rasa
Kosong ekspektasi
Bukankah telah digadang-gadang sejak awal,
meski wajah kita berdua tersenyum kecut mendengarnya.
Menyangsikan.

Bersikeras kuminta usai, sebersikeras kau menolaknya

“beri aku waktu”

Aku rasa sudah cukup waktuku.

Uffah. Kucabut tanaman ini, semoga tak ada akar yang tertinggal.

DSC_3809

#2

Posted: July 20, 2013 in Puisi

menyenangkan

teramat menyenangkan

meski aku tahu ini tipuan, sebuah trik murahan darimu

untuk membuatku jatuh cinta kepadamu.

Sayangku,

sudah berulangkali kujelaskan padamu.

Tidak.

Aku sudah berhenti mencinta.

Aku tak mau lagi mencari tahu arti cinta.

Ya,

menyenangkan

mendapatkan ratusan pelukan darimu selalu menyenangkan.

ah,

tapi ratusan peluk darimu pun tak akan pernah  membuatku mencintaimu.

 

Aku ingin belajar

Posted: July 10, 2013 in Puisi

Melihat dalam kegelapan

Mendengar dalam hening

Merasakan dalam hampa

09 Juli 2013