Alasan Yang Kerap Muncul Saat Menolak Minoritas Gender dan Seksual berikut Jawaban Saya

Posted: October 16, 2018 in Gender dan Seksualitas

Ini adalah list alasan-alasan yang sering disodorkan orang-orang yang anti LGBT.

Saya sudah buat klasifikasi dan mengelompokkannya jadi tiga.
Beritahu jika masih ada yag kurang.

Silahkan dijadikan contekan jika dibutuhkan:

==============================

Setidaknya ada tiga kelompok alasan:
Pertama biasanya mereka akan menyodorkan alasan bernada ‘ilmiah’ Jika berhasil kita bantah lalu akan masuk fase alasan kedua, pemberian alasan berbasis ‘agama’. Jika akhirnya mereka sepakat bahwa urusan dosa adalah urusan masing-masing dan setuju untuk tak usah menyerang atau memaki jahat kelompok LGBT, maka keluar lagi alasan yang ketiga, yakni alasan berbasis asumsi dan ketakutan tidak berdasar.

Setelah kita jawab lagi. Nanti balik lagi ke alasan ‘ilmiah’. Intinya sih akan mbulet aja terus. Jadi ini saya sediakan template jawabannya untuk dijadikan bahan contekan, cut and paste saja untuk tiap alasan yang diajukan mereka. Siapa tahu akhirnya tergerak mau baca. Namanya juga usaha.

(template ini akan terus diupdate)

A. Berbasis “Ilmiah”

1. LGBT adalah Penyimpangan/Penyakit Kejiwaan

SALAH.

– Badan PBB untuk Kesehatan, WHO, menyatakan bahwa LGBT bukan penyakit kejiwaan. https://www.salon.com/2014/09/05/a_reminder_from_the_world_health_organization_lgbt_people_are_not_sick/

– Perhimpunan Ahli Kejiwaan tidak mencantumkannya sebagai penyakit kejiwaan. Bagi mahasiswa dan dosen Psikologi, baca lagi PPDGJ III. Ini ada tulisan dari dr Andri, Spesialis Penyakit Kejiwaan:

https://www.kompasiana.com/psikosomatik_andri/56c66aabd07a615b048b456b/homoseksual-dan-biseksual-bukan-gangguan-jiwa

Saya membuat list alasan-alasan yang sering disodorkan orang-orang yang anti LGBT.

Apakah bisa ‘disembuhkan?’ Sakit pun tidak, lalu apanya yang mau disembuhkan?

Follow dua dokter keren ini di twitter untuk tanya lebih dalam:

@mbahndi @jiemiardian

 

2. LGBT adalah Penyakit Menular

SALAH.

LGBT adalah orang-orang yang memiliki orientasi seksual dan identitas gender yang berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya.

Lesbian, Gay dan Biseksual adalah orientasi seksual

Transgender adalah identitas gender

Dr Roslan Yusni Hasan (Ryu Hasan) menegaskan bahwa orientasi seksual dan identitas gender TIDAK MENULAR.

Sekali lagi, LGBT bukan penyakit. Jadi bagaimana coba caranya itu bisa membuat orang tertular?.  Ada-ada saja.

https://health.kompas.com/read/2016/02/09/190000923/Orientasi.Seksual.LGBT.Menular.atau.Tidak.

Tonton video dari dua orang ilmuwan ini yang menjelaskan bahwa pada awalnya (saat masih embrio) kita semua adalah perempuan sampai minggu ke 5 masa kehamilan. https://www.youtube.com/watch?v=z1Kdoja3hlk

Jika menggunakan logika bahwa pergaulan akan menyebabkan kita tertular. Sekarang Tanya sama diri sendiri, apakah Anda akan tertular jika bergaul dengan mereka? Jika jawabannya TIDAK, tak perlu mengkuatirkan orang lain. Memangnya yang kuat cuma Anda sendiri? Jangan GR

Dengan logika itu juga, jika memang pergaulan menyebabkan orang berubah orientasi seksual dan identitas gendernya, bukankah teman-teman saya yang homoseksual, yang jumlahnya sedikit itu, yang harusnya TAKUT “tertular’ oleh kelompok Anda/Kita, heteroseksual yang jumlahnya mayoritas ini?

Follow twitter dokter Ryu Hasan: @ryuhasan

 

3. LGBT penyebab dan penyebar HIV

SALAH.

Virus HIV dapat terjadi karena berbagai faktor, salah satunya adalah hubungan seksual yang tidak aman (gonta-ganti pasangan tanpa pakai Kondom). Baik kelompok heteroseksual maupun homoseksual, bisa menjadi penyebab dan penyebar HIV jika gonta-ganti pasangan tanpa pakai kondom.

Baca laporan bagus ini: https://tirto.id/pola-seksual-yang-jadi-faktor-risiko-hiv-aids-cAVP

Kalau mau paham sedikit soal HIV dan AIDS, baca juga lembar fakta dari WHO ini.

http://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids

 

4. Jangan kalah sama binatang! Binatang tidak ada yang homo.

Hmm, apakah binatang itu hetero semua, seperti Anda mengharapkannya kepada manusia?

SALAH.

Ada setidaknya 1,500 spesial hewan yang mempraktikan homoseksualitas. Museum di Oslo memiliki catatannya.

https://www.news-medical.net/news/2006/10/23/1500-animal-species-practice-homosexuality.aspx

Biasanya setelah mendengar argumen ini, argumennya akan berubah menjadi.

Nah, makanya jangan kayak binatang!

Jujur saja ini membingungkan. Sebelumnya disuruh kayak binatang (versi hetero), saat dibilang binatang banyak homoseksual, berubah disuruh jangan kayak binatang. Konsistenlah dengan alur dan logika berpikir.

 

B. Berbasis “Agama” 

saya kasih tanda kutip karena kalau bicara agama, banyak yang pura-pura suka lupa kalau agama ada banyak dan begitu pula dengan keyakinan tradisional. Banyak pula interpretasi, tapi kadang cuma satu saja interpretasi saja yang hendak dipaksakan ke orang lain

5. Tuhan ciptakan Adam dan Hawa, bukan ciptakan Adam dan Asep/Steve

SALAH.

Tuhan menciptakan kita semua. Kalau Ia cuma ciptakan Adam dan Hawa, memangnya Asep dan Steve ciptaan siapa? Jangan sangsikan kemampuan Tuhan dalam mencipta apa yang ia kehendaki.

6. AZAB

Saya yakin bahwa Allah maha adil dan maha mengetahui. Jika kita saleh dan beriman kepada-Nya, maka datangnya Azab atau kematian memang sudah jadi kehendak-Nya. Kematian adalah sunatullah, sebagai orang beriman dan saleh, kita diajarkan untuk tidak boleh takut. Kalau sudah saleh dan beriman, toh bakal masuk surga, kenapa takut?

Jangan kuatir, meski kena azab tapi Allah maha adil, setiap kebaikan, meski sebiji atom, pasti memperoleh ganjaran. Faman ya’mal mitsqala dzarratin khayra yarah. Kalau sudah hobi menasehati orang untuk tobat, pastinya sudah pada selesai dengan dirinya sendiri dong ya, sudah paling saleh dan beriman, jadi surga sudah digenggaman.

Bacaan:

https://www.hidayatullah.com/kajian/tazkiyatun-nafs/read/2017/02/01/110913/kematian-sunatullah-jangan-takut.html

 

7. Manusia LGBT diciptakan Allah. Ah, Iblis juga!

Kalau belajar agama lebih dalam semestinya tahu bahwa derajat manusia lebih tinggi dari iblis. Menyamakannya sama dengan menghina Sang Pencipta.

https://muslim.or.id/27703-manusia-lebih-mulia-daripada-jin-jadi-mengapa-takut.html

 

8. Agama saya melarangnya

Ya sudah, jika agamamu melarangnya, ya kamu tidak usah melakukannya.

Lalu akan muncul argumen “Sodom dan Gomorah”

Tidak usah direspon, sodori saja link ini untuk dibaca. :

 

9. Tidak sesuai budaya/nilai ketimuran

Hmmm… Tahukah kamu?

Keberagaman orientasi seksual dan identitas gender sudah dikenal oleh bangsa Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Kitab klasik bangsa Bugis, I La Galigo sudah menyebut soal keberadaan 5 identitas gender dengan penuh penghormatan terutama kepada Bissu-pemimpin tertingginya

Baca: https://budaya-indonesia.org/Bissu-dalam-Epos-I-La-Galigo

 

Berbasis Asumsi dan Ketakutan Tak Berdasar

10. Nanti semua orang jadi homoseksual

SALAH

– Lihat lagi poin bahwa LGBT tidak menular

– Heteroseksual jumlahnya lebh besar dari homoseksual, kenapa sampai sekarang yang homoseksual gak juga jadi heteroseksual ya?

– Tanya kepada diri sendiri dulu “Kira-kira mbak/mas-nya bisa berubah jadi homoseksual gak?” Kalau jawabannya tidak, pernyataan semua orang bisa jadi homoseksual ya sudah terbantah dengan sendirinya

 

11. Kelompok LGBT adalah predator, pemangsa anak

SALAH

Predator anak lebih banyak dari kelompok heteroseksual. Google saja berita dengan kata kunci “Kakek cabuli anak perempuan”, itu ada 162,000 hasil. Ini namanya KEJAHATAN SEKSUAL. Ya harus dihukum. Mau heteroseksual atau homoseksual.

Menggeneralisir bahwa semua LGBT adalah Predator adalah hal yang SALAH.

Apakah karena banyak kakek-kakek cabuli bocah perempuan maka kita akan generalisir bahwa semua KAKEK adalah Predator?

http://pontianak.tribunnews.com/2016/09/20/kakek-cabuli-sembilan-siswi-sd-berusia-antara-6-10-tahun-cucunya-sebagai-umpan

 

12. Agenda Asing/Donor, Dapat Dana

SALAH

Di Indonesia, donor paling besar itu untuk isu penyelamatan lingkungan, terutama hutan. Dan pemerintah dapat banyak dana soal ini. Tidak ada donor yang mau kasih uang untuk proteksi keragaman gender dan orientasi seksual di Indonesia karena resikonya tinggi. Bukan cuma dilarang oleh pemerintah dan nanti bisa dilarang beroperasi di Indonesia, organisasinya juga bisa didatangi ormas paling suci sedunia. Dengan resiko tinggi begitu, ngapain susah-susah? Menyelamatkan kura-kura dan proteksi terumbu karang lebih banyak duitnya ketimbang menyelamatkan LGBT. Asal tahu saja.

https://nasional.kompas.com/read/2016/02/15/18442151/Pemerintah.Panggil.UNDP.untuk.Jelaskan.Dana.Kampanye.LGBT

13. Populasi Manusia akan Musnah

SALAH

Alasan ini sebenarnya terkait dengan poin nomor sembilan, takut semua orang akan menjadi LGBT lalu tidak ada yang akan reproduksi. Ketakutan ini sama sekali tidak berdasar.  Sekali lagi tanya saja kepada diri sendiri “saya akan jadi LGBT atau tidak?, jika jawabannya TIDAK, mustahil populasi dunia habis” Perlu diketahui juga, teman-teman Lesbian juga ada yang punya anak kok, mereka melahirkan dengan sperma donor. Gak percaya? nih…

https://www.rainbowfertility.com.au/family-building-for-lesbians/fertility-services-for-lesbian/donor-insemination/

Soal punya anak atau tidak punya anak (pakai atau tidak hak reproduksinya) itu bisa jadi keputusan kelompok heteroseksual juga lo, bukan tanggung jawab kelompok LGBT saja. Lagipula, banyak negara yang ramah dan sudah mengakui hak-hak LGBT populasinya terus naik, nah gimana itu menjelaskannya?

https://www.thelocal.fr/20170626/what-you-need-to-know-about-frances-rising-population

 

14. LGBT Penyebab Bencana Alam
SALAH
Indonesia itu terletak di wilayah CINCIN API, bahasa kerennya “ring of fire”, meski demikian tidak banyak yang mengetahui ini, yah wajarlah, gak ada yang mau investasi untuk bikin orang pintar memitigasi bencana.
Lebih mudah dan murah cari kambing hitam untuk bencana di Indonesia ketimbang berpikir bagaimana memitigasinya dengan benar.
Belajar soal bencana yuk:

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s